Sempat sekilas membaca mengenai tempat ini di sebuah artikel online tahun lalu, dua bulan lalu saya diingatkan kembali tentang adanya ngarai indah yang tersembunyi di dekat pasar Sukawati, Gianyar, oleh teman saya. Namanya Hidden Canyon Beji Guwang atau sering juga disebut Secret Canyon Sukawati. Rasa penasaran terhadap keindahannya yang terpampang nyata di dunia maya membuat saya memasukkannya di daftar “must visit” dalam perjalanan survey tim TreplingXYZ ke Bali beberapa minggu lalu. Dan saya benar-benar bersyukur untuk tidak menunda lebih lama lagi kunjungan ke sana karena tempatnya sungguh top markotop 😀



Dari Kuta (apalagi Denpasar) tidak butuh waktu lama untuk menuju Hidden Canyon Guwang. Kurang dari satu jam, dengan jarak kurang lebih 25km dari pusat area Kuta. Rutenya pun cukup mudah diakses dengan ancer-ancer yang sangat mudah ditemui (patung Garuda). Meski belum banyak dikunjungi wisatawan — sama sekali tidak ada bule pada saat kami berada di sana — tapi area parkir mobil yang luas sudah tersedia. Demikian pula fasilitas umum seperti toilet dan warung makan.

Setelah membayar tiket masuk di loket dan berkenalan dengan pemandu (setiap pengunjung WAJIB menggunakan guide), maka perjalanan menuju ngarai tersembunyi pun dimulai. Langkah awal adalah menuruni anak tangga hingga menuju ke dasar ngarai. Terdapat penunjuk arah yang menyatakan bahwa lokasi berjarak 100 meter. Yesss, gak perlu jalan jauh-jauh nih.

Nyatanya, meski jaraknya memang benar tidak terlalu jauh, tapi medannya luar biasa bikin sport jantung bagi kami yang sehari-hari lebih banyak menghabiskan waktu di depan komputer, hehehe. Awalnya sih hanya menyusuri sungai di tengah tebing setinggi 20 meter serta melompati bebatuan besar, tapi lama kelamaan bertambah ekstrim dengan harus ‘merayap’ di dinding batu atau tebing serta melompati bebatuan yang urutan langkahnya harus tepat. Buset.

Menyusuri sungai dan bebatuan

Menyusuri sungai dan bebatuan

Ada dua titik yang menurut kami paling menguji nyali. Yang pertama ada pada saat kami harus merayap di dinding dengan pijakan yang tidak terlalu lebar, lalu diikuti dengan lompatan ke batu seberang dengan jarak yang lumayan. Bagi yang berbadan besar (atau berkaki lebar) kemungkinan bakal kerepotan di bagian ini. Apalagi disebutkan bahwa dasar sungai di bawah titik tersebut cukup dalam, lebih dari 2 meter. Nah rewardnya, setelah melakukan ujian pertama ini, kita bakal disuguhi tebing berbatu yang mirip dengan wajah manusia.

Batu berbentuk wajah manusia

Batu berbentuk wajah manusia

Ujian kedua adalah menyusuri dinding tebing dan turun ke bawah. Untuk bagian penyusurannya sebenarnya tidak terlalu susah. Yang sulit adalah bagian turun ke bawah itu karena jarak antar pijakannya lumayan jauh. Tapi setelah berhasil melewatinya, kita bakal disuguhi oleh pemandangan indah seperti ini.

Ngarai indah dan menawan

Ngarai indah dan menawan

Tips untuk bisa mencapai pemberhentian pertama ini dengan sukses adalah mendengarkan baik-baik petunjuk dari pemandu dan melangkah sesuai dengan petunjuk tersebut. Tidak usah sok atraksi. Cukup sering loh ada yang terpeleset dan akhirnya tercebur ke sungai. Gak pernah ada yang sampai cedera fisik sih, hanya cedera mental saja. Alias malu, hehehe.

Oh iya, kenapa pemberhentian pertama? Karena ternyata ada tiga pemberhentian di sepanjang rute Secret Canyon ini. Tingkat kesulitan untuk menuju tiap pemberhentian akan semakin tinggi, dengan jalur menuju ke pitstop ketiga kabarnya membutuhkan perlengkapan tali segala. Untungnya, kita bisa berhenti kapan saja di masing-masing pemberhentian, dan sebaliknya, jika suatu saat berkunjung kembali, bisa start di pitstop yang mana pun.

Baca juga  Review Hotel Cozy Stay Soputan, Denpasar, Bali

Awalnya kami ingin melanjutkan hingga ke titik akhir, tapi setelah diinfokan bahwa jaraknya lumayan jauh dan langsung terbayang capeknya saat berjalan pulang ke area parkir, akhirnya rencana dibatalkan dan untuk saat ini cukup menikmati keindahan pemberhentian pertama. Usai beristirahat sejenak sembari berfoto ria, perjalanan pulang dengan melewati area kebun dan sawah dimulai… dengan diawali memanjat tebing pada gambar di bawah dengan menggunakan tali. Buset, mau balik pun tetap aja harus uji nyali, hehehe.

Pulang lewat sini

Pulang lewat sini

Setelah berjalan kaki sekitar 150 meter kami pun tiba kembali di area parkir Hidden Canyon Beji. Jalan setapak yang membelah sawah ini sedang dalam proses pem-paving-an. Jika sudah jadi pasti bakal lebih nyaman lagi untuk dilewati. Seperti sudah disebutkan sebelumnya, terdapat beberapa warung makan di area parkir, yang bisa mengembalikan energi yang hilang usai ber-trepling ekstrim.

Eniwei, kami lebih banyak mengambil video di destinasi wisata alam ini, jadi tunggu saja tayangannya di kanal Youtube TreplingXYZ ya, gaes. Kemungkinan besar bakal ada di edisi 3, berbarengan dengan liputan tentang Pura Ulun Danu Beratan.

Tips Trepling

  • Lepas alas kaki atau titipkan pada pemandu (jangan khawatir, mereka membawa tas punggung khusus untuk titipan sepatu atau sandal kok) agar tidak licin pada saat memanjat atau berjalan di dinding batu / tebing.

  • Perhatikan baik-baik petunjuk dari pemandu agar tidak salah dalam melangkah, terutama urutan dalam melakukan pijakan. Tidak jarang ada yang terjatuh ke sungai karena salah langkah.

  • Gunakan pakaian yang memudahkan untuk beraktifitas ekstrim (melompat, memanjat, menyusuri sungai). Waktu kami ke sana ada yang menggunakan sack dress berbahan kain tipis (tanpa dobel daleman), silahkan dibayangkan sendiri bagaimana repotnya (dan asiknya yang menonton di belakang, hehehe).

  • Jika membawa anak kecil, biasanya pemandu akan membantu untuk menyeberangkannya atau membawanya naik. Tapi menurut kami tetap lebih aman jika tidak diajak ikut.

  • Beberapa kilometer dari Secret Canyon terdapat air terjun Tegenungan yang luar biasa indah. Sempatkan diri untuk mampir, gaes, dijamin gak nyesel.

  • Menurut pemandu kami, pada saat musim hujan, ketinggian sungai bisa mencapai 2-3 meter. Jadi sepertinya akan lebih asik bila mengunjungi obyek wisata ini di saat tidak musim hujan, agar keindahan ngarainya tidak terbenam oleh air.

  • Jaga kebersihan dan juga perbuatan di area ini ya, gaes. Masih termasuk ke dalam wilayah suci pura dalem soalnya.

Info Detil dan Peta Lokasi

Nama: Hidden Canyon Beji Guwang / Secret Canyon Sukawati
Alamat: Guwang, Sukawati, Kec. Gianyar, Bali
Tiket Masuk: Rp 10.000,- / orang
Biaya Parkir: Gratis
Biaya Guide: Rp 50.000,- / kelompok (maks. 5 orang)

Petunjuk rute: Dari jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra belok di jalan Raya Ketewel. Lurus terus hingga masuk ke jalan Raya Guwang. Lurus kembali hingga menemukan pertigaan yang ada patung garuda, belok kanan. Ikuti jalan hingga sampai di Pura Dalem Guwang (kurang lebih 200 meter setelah Bale Banjar Wangbung), belok kiri.

Galeri Foto

Tema artikel yang berhubungan: ,  tiket masuk hidden canyon balitiket masuk hidden canyon guwang.