Apa beda POP! Hotel ‘Hardys’ dan POP! Hotel ‘Harris’? Saya juga kurang tahu. Yang dari dulu saya kenal adalah yang disebutkan belakangan, sehingga sempat sedikit ragu ketika memberhentikan motor di area parkir POP! Hotel Hardys Singaraja Square, jangan-jangan hotel abal-abal yang ngedompleng nama. Tapi untungnya kecurigaan saya tidak terbukti karena faktanya, jeroan dalam tempat menginap ini sama saja dengan POP! Hotel Harris lainnya yang pernah saya singgahi.



Tidak sulit untuk mencari tempat ini karena berada di salah satu jalan utama di kota Singaraja yang tidak terlalu luas areanya itu. Letaknya di pinggir pantai, di ujung sebuah kompleks ruko Singaraja Square yang sepertinya sedang dalam fase bertahan untuk tetap hidup. Belum apa-apa dibanding sebuah hotel di Balikpapan yang pernah saya singgahi, yang sama-sama terletak di pinggir pantai, di ujung sebuah mall yang hampir terbengkalai. Begitu malam tiba, keluar masuk lokasi serasa sedang menjalani syuting film horror!

Kembali ke hotel POP! Hardys. Tim TreplingXYZ menginap di tempat ini pada saat melakukan survey ke daerah utara pulau Bali beberapa waktu lalu. Kamarnya asik karena cukup luas. Ada tambahan sofa bed pula di kamar karena pada dasarnya mereka mengijinkan 3 orang menginap dalam satu kamar. Faktanya sih, dengan area kamar yang lumayan luas, dijejali hingga 6 orang pun masih oke. Asal tidak ketahuan aja.

Tempat tidur

Tempat tidur

Meski tidak request, kami beruntung mendapatkan kamar dengan view pantai. Sayang dahan pohon kamboja yang tumbuh tepat di depan jendela agak mengganggu pemandangan. Tapi tergantikan dengan bonus view kolam renang yang ternyata ada di bawah kamar, hehehe.

View kamar

View kamar

Berbeda dengan restoran hotel lain yang biasanya menjadi ajang penguras dompet dengan harga yang sudah dimark-up gila-gilaan, menu restoran POP! Hotel Hardys sangat terjangkau. Rata-rata dua puluh ribu rupiah saje. Yah, menunya memang sederhana sih, tapi tidak terlalu masalah karena di seberang Singaraja Square terdapat area kuliner yang secara garis besar hanya menyajikan dua pilihan: sate / gule kambing / ayam dan nasi campur bali (yang mengandung babi).

Kesederhaan menu juga terpancar pada saat breakfast, dimana hanya ada pilihan nasi jinggo dan sup ayam. Tidak salah juga sih, karena yang mereka tawarkan memang ‘morning bites’ alias kudapan pagi. Yang pasti, dengan tarif kamar yang berada di range 200 ribuan, kami sama sekali tidak komplain.

Spagheti Bolognaise

Spagheti Bolognaise

Nasi jinggo

Nasi jinggo

Oh ya, hotel POP! Hardys Singaraja juga menyediakan paket tour melihat dolphin, baik secara terpisah maupun bundling dengan kamar. Biaya paket tour terpisah adalah Rp 300.000,- untuk 3 orang / perahu, sedang untuk paket bundling hanya diperkenankan 2 orang / perahu. Titik keberangkatan adalah di pantai tepat di samping hotel, karena nelayan yang akan mengantar melihat mamalia imut itu adalah penduduk lokal yang ada di perkampungan tidak jauh dari hotel. Jauh lebih efektif dan efisien ketimbang harus berangkat pagi-pagi ke Pantai Lovina terlebih dahulu.

Tagihan kamar + deposit

Tagihan kamar + deposit

Secara keseluruhan, jika tujuan traveling TreplingLopers tidaklah untuk bermain air di pantai Lovina, kami sangat merekomendasikan menginap di POP! Hotel Hardys Singaraja Square ini. Harga terjangkau, kamar lega, dan tour dolphin menjadi tiga poin unggulan yang tersemat pada akomodasi ini. Pelayanan staff memang tidak terlalu istimewa, tapi masih tetap dianggap sebagai tamu kok, gak dicuek-cuekin amat, hehehe.

Baca juga  Review Hostel GRIDS Akihabara Tokyo

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan hotel POP! Hardys Singaraja Square:

  • Lokasi tepat di pinggir pantai, dekat dermaga dan tempat berjualan ikan segar.

  • Tersedia paket tour melihat lumba-lumba dengan harga terjangkau. Ada juga paket bundling kamar plus tour dengan harga yang lebih murah.

  • Kamar luas dengan harga terjangkau. Tersedia tempat tidur dan sofa bed. Boleh digunakan untuk tiga orang (dan cukup untuk ditempati hingga 6 orang).

  • Ada ‘pusat kuliner’ yang berjarak 100 meter dari hotel. Jalan di depan pintu masuk kompleks ruko yang menuju hotel juga penuh berisi toko-toko, bisa puas melihat-lihat atau shopping jika mau.

  • Ada mushola di dekat hotel, di perkampungan di sebelah hotel.

Kekurangan hotel POP! Hardys Singaraja Square:

  • Berada di tengah kota Singaraja, jauh dari pantai Lovina.

  • Menu sarapan minimalis, menu restoran minimalis.

  • Perlengkapan mandi yang disediakan hanya ala kadarnya.

Info Lengkap, Peta Lokasi, dan Pemesanan Kamar

Nama: POP! Hotel Hardys Singaraja Square
Alamat: Jl. Surapati No. 12 – 14, Singaraja, Singaraja, Bali, Indonesia 81113
Biaya Kamar: Rp 250.000,- – Rp 450.000,- / kamar / malam
Jumlah Kamar: 149 kamar

agoda_ad_client = “1430279_61487”;
agoda_ad_width = 468;
agoda_ad_height = 90;

Galeri Foto

Tema artikel yang berhubungan: ,