Awalnya saya berencana untuk menggunakan XL Pass selama durasi backpacking saya di Jepang bulan lalu. Tapi setelah mempertimbangkan masalah budget, saya memutuskan untuk membatalkan rencana tersebut dan nekad mengandalkan jaringan nirkabel gratis alias free wi-fi selama berada di negara sakura tersebut. Asumsi saya, negara semaju Jepang yang terkenal ramah terhadap wisatawan asing tentunya sudah menyediakan fasilitas akses internet yang memadai. Dan ternyata prediksi saya benar. Selama hampir 12 hari saya bisa tetap eksis sekaligus mendapatkan berbagai informasi yang saya butuhkan dari internet — termasuk peta, rute perjalanan, dan jadwal kereta — hanya dengan bermodal nol rupiah. Bagaimana caranya?



Pertama-tama, perlu diketahui bahwa hampir semua ruang publik di Jepang sudah menyediakan hotspot gratis. Ada yang bisa langsung digunakan, ada pula yang diwajibkan mendaftar terlebih dahulu. Ruang-ruang publik ini mencakup stasiun kereta, halte bus, bandar udara, minimarket, restoran, dan tempat wisata. Untuk dua yang disebutkan terakhir tentunya tidak semua sudah dipersenjatai dengan free wi-fi, melainkan hanya spot-spot yang populer dan acap dikunjungi turis saja. Di sisi lain, minimarket, terutama jaringan Seven Eleven (Sevel) dan Lawson, SEMUANYA menyediakan akses internet gratis. Dan asal tahu saja, keberadaan konbini (istilah bahasa Jepang untuk convenience store atau minimarket) benar-benar bagai semut di tumpukan gula. Buanyak bingits!

Apa artinya?

Satu. Di stasiun / halte / bandara, kita tidak perlu bingung dengan rute perjalanan kita. Jika tidak tahu rute yang harus ditempuh untuk menuju ke suatu tempat, semisal jalur kereta yang harus diambil, atau nomer bus yang harus dinaiki, tinggal gunakan internet gratis yang tersedia untuk membuka Google Maps. Beres perkara.

Papan informasi di bandara

Kedua. Jika di tengah jalan kita tersesat atau perlu mencari referensi dari internet, datangi saja gerai minimarket terdekat. Tidak perlu belanja, cukup nongkrong di sekitarnya sembari mengakses hotspot yang mereka miliki untuk membuka peta atau browsing. Beres perkara.

Salah satu gerai konbini (sumber: japan-culture.biz)

Ketiga. Jika sedang berada di tempat wisata menarik dan ingin berbagi eksistensi ke media social, cus akses free wi-fi yang ada dan tanpa ragu upload foto / video atau updet status. Beres perkara.

Deer Gathering di Nara. Abaikan modelnya 😀

Aplikasi Android Free Wi-Fi Japan

Nah, asyiknya lagi gaes, sudah ada aplikasi Android yang mempermudah kita untuk mengakses hotspot di berbagai penjuru Jepang. Dengan menggunakan aplikasi Android tersebut, kita bisa otomatis terhubung ke jaringan internet apabila posisi kita sedang berada di area hotspot yang ada di database mereka. Tidak perlu repot secara manual menghubungkannya dari ponsel atau tablet kita. Nama aplikasinya adalah “Japan Connected-free Wi-Fi“, yang bisa diinstall dari Play Store melalui url berikut: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.nttbp.jfw

Baca juga  Cara Menentukan Rute Perjalanan Dengan Menggunakan Google Maps

Selain berjalan secara otomatis, kita juga bisa menggunakan aplikasi tersebut untuk konek ke jaringan nirkabel terdekat secara manual. Caranya, jalankan aplikasinya, lalu tekan tombol Connect seperti yang ada pada gambar di bawah. Aplikasi akan secara otomatis mencari hotspot gratisan yang ada di area sekitar dan mencoba terhubung alias konek dengannya. Gampang, kan?

Tombol Connect

Dari pengalaman saya, aplikasi ini dapat digunakan dengan baik di kota Tokyo, Kyoto, hingga Osaka. Sip, kan? Ditambah dengan penginapan (hotel / hostel) yang rata-rata menyediakan fasilitas wi-fi, bisa dijamin teman-teman TreplingLopers tidak bakal jadi fakir internet selama ngebolang di Jepang. Daripada keluar duit ratusan ribu untuk beli SIM card atau nyewa modem wi-fi, lebih baik simpen deh duitnya buat tambahan belanja tas Anello atau baju Uniqlo, hehehe.

Tema artikel yang berhubungan: ,