Salah satu budaya khas di Jepang yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan adalah onsen atau sentou, yaitu pemandian umum. Budaya mandi bareng di negeri Sakura memang sudah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian dari sejarah masa lalu mereka. Penyebabnya adalah tidak adanya kamar mandi di kebanyakan rumah-rumah di Jepang pada periode tahun 1923-1970, sehingga pemandian umum menjadi solusinya. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, jumlah pemandian umum kini kian berkurang.



Perbedaan Onsen dan Sento

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai tata cara dan aturan di dalam onsen maupun sento, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu perbedaan di antara keduanya. Yang paling mudah, onsen adalah pemandian air panas yang bersifat alami, yang jika di Indonesia banyak ditemukan di daerah pegunungan. Saking alaminya, bahkan ada beberapa onsen yang tidak hanya dikunjungi oleh manusia saja, melainkan juga monyet! Yang populer adalah Snow Monkey Park, yang ada di daerah Shibu Onsen.

Snow Monkey Park

Kebanyakan onsen juga dikembangkan sebagai semacam area peristirahatan. Tidak hanya sekedar mandi dan berendam, di tempat-tempat tersebut kita juga menikmati berbagai macam suguhan kuliner, bermain game, bersosialisasi dengan keluarga dan teman, dan lain sebagainya.

Bagaimana dengan Sento? Sudah bisa ditebak, jika onsen bersifat alami, sento adalah yang kw alias pemandian air panas yang airnya dipanaskan menggunakan pemanas. Sento lebih diperuntukkan untuk mandi dan berendam setelah seharian beraktivitas karena tidak banyak fasilitas lain yang tersedia. Berbeda dengan onsen yang biasanya ada di luar kota, sento dapat ditemukan di area dalam kota, termasuk juga kota-kota besar di Jepang seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka. Dengan demikian, bagi yang sedang ber-trepling-ria ke Jepang namun tidak punya banyak waktu untuk eksplor keluar kota untuk menjajal onsen, ada sento sebagai alternatifnya.

Tata Cara Mandi Di Onsen / Sentou

Tata cara untuk mandi di onsen maupun sento tidak jauh berbeda. Ada dua SOP yang bisa kita pilih. Pertama, membersihkan badan terlebih dahulu (menggunakan sabun dan sampoo), membilas badan, lalu berendam. Atau yang kedua, membilas badan, berendam, membersihkan badan, baru berendam kembali. Gampang, kan?

Tata Cara Menggunakan Onsen / Sentou

Yang perlu diingat adalah jangan sampai kita langsung nyemplung dan berendam ke kolam air panas (onsen) atau bath tub air panas (sento) sebelum kita membilas badan, karena tidak sesuai dengan tata krama orang-orang Jepang.

Baca juga  Pengen Jalan-Jalan Ke Luar Negeri Tapi Bingung? Ini Panduan Lengkapnya!

Tata Krama / Aturan Menggunakan Onsen / Sentou

Aturan / Manner di Onsen / Sentou

Berikut ini tata krama atau aturan di dalam onsen atau sento yang harus ditaati demi kenyamanan bersama 🙂

1. Jangan memasukkan handuk ke dalam bathtub atau kolam. Taruh handuk di pinggir bathtub atau kolam, atau letakkan di atas kepala.

2. Kita harus dalam keadaan benar-benar telanjang pada saat masuk ke dalam tempat pemandian. Tidak diperbolehkan untuk mengenakan pakaian dalam bentuk apapun, termasuk pakaian dalam atau pakaian renang. Biasanya akan diberikan selembar handuk untuk menutupi bagian vital tubuh kita.

3. Sebelum masuk ke dalam kolam atau bathtub, bilas badan kita dengan air hingga bersih.

4. Sebagian onsen / sento menyediakan shower di tiap bilik mandi (terbuka). Walau begitu, untuk menggunakan shower tersebut tetap harus dalam keadaan duduk, jangan dalam keadaan berdiri. Selain itu, pastikan untuk mematikan air segera setelah selesai menggunakannya.

5. Tidak diperkenankan untuk membilas atau mencuci baju di dalam tempat pemandian.

6. Sebelum keluar dari area pemandian dan masuk ke area ganti baju, pastikan sudah mengeringkan badan terlebih dahulu.

Alternatif Lain

Untuk onsen biayanya kalau tidak salah bervariasi dan bisa gratis apabila kita menginap di tempat tersebut (jika menjadi satu dengan penginapan). Sedang untuk sento, untuk saat ini sudah ada standar biayanya, yaitu 460 yen untuk setiap kali pemakaian. Perlu diketahui, biaya tersebut belum termasuk handuk dan perlengkapan mandi. Kita bisa membawa sendiri atau menyewa maupun membeli dari penyedia sento.

Bagi yang ingin menghemat pengeluaran, alternatif lain untuk mencicipi budaya warga Jepang ini adalah dengan cara menginap di hotel kapsul. Hampir semua hotel kapsul, terutama yang man-only, tidak menyediakan private shower. Sebagai gantinya, disediakan area pemandian umum ala sento. Ada pula yang menyediakan fasilitas sauna. Dengan menginap di hotel kapsul, kita tidak hanya bisa merasakan mandi bareng dengan penghuni hotel yang lain, tapi juga merasakan menginap di kamar hotel yang berukuran super mini (kapsul), yang lagi-lagi juga merupakan sesuatu yang Jepang-banget.

Tertarik mencoba?

Tema artikel yang berhubungan: ,