Selain kartukartu pass yang membuat aktivitas bepergian naik turun kereta dan bus menjadi lebih praktis, di Jepang juga terdapat kartu prabayar atau lebih dikenal dengan nama IC Cards (kartu IC). Saat ini tersedia 10 jenis kartu prabayar, termasuk kartu Passmo yang saya gunakan selama traveling di Jepang bulan Februari 2017 lalu. Hebatnya, meski sebagian dikeluarkan oleh perusahaan yang berbeda-beda, namun kesepuluh kartu tersebut kompatibel alias dapat digunakan dimana saja, tidak spesifik / eksklusif di beberapa mesin atau tempat saja.



Penampakan kartu IC Passmo

Apa Itu IC Cards?

Sesuai namanya, IC Cards atau kartu prabayar adalah sebuah kartu yang di dalamnya berisi saldo dalam jumlah tertentu yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi keuangan dengan praktis. Di setiap transaksi, saldo yang ada di dalam kartu akan terpotong. Nantinya kita juga bisa menambahkan isi saldo ke dalam kartu prabayar yang kita miliki melalui mesin yang tersedia.

Umumnya, IC Cards digunakan untuk mempermudah penggunaan moda transportasi. Seperti kartu pass, kita bisa melewati gate kereta maupun bus dengan menggunakan kartu IC. Jika diinginkan, kita bahkan bisa membeli tiket kereta di ticket vending machine dan membayarnya dengan saldo kartu prabayar. Masih berkaitan dengan vending machine, sebagian vending machine di Jepang pun bisa bertransaksi dengan menggunakan IC Cards. Yang ini sepertinya memang tidak semua bisa digunakan, karena masih tergantung dari penyedia vending machine yang bersangkutan (kalau salah mohon diralat).

Berikut ini daftar kartu IC yang ada saat ini:

Nama Kartu Provider Keterangan
Suica JR East Untuk naik kereta JR di wilayah Greater Tokyo, Niigata, dan Sendai
Passmo Non-JR Untuk naik kereta, subway, dan bus milik perusahaan selain JR
Icoca JR West Untuk naik kereta JR di wilayah Greater Osaka, Okayama, dan Hiroshima
Pitapa Non-JR Untuk naik kereta dan subway milik perusahaan selain JR di wilayah Kansai
Toica JR Centeral Untuk naik kereta JR di wilayah Greater Nagoya dan sebagian prefektur Shizuoka
Manaca Non-JR Untuk naik kereta, subway, dan bus milik perusahaan selain JR dan Kintetsu di wilayah Nagoya
Kitaca JR Hokkaido Untuk naik kereta JR di wilayah Greater Sapporo dan juga subway, bus, serta tram di wialyah Sapporo
Sugoca JR Kyushu Untuk naik kereta JR di wilayah Greater Fukuoka, Kumamoto, Kagoshima, Oita dan Nagasaki
Nimoca Nishitetsu Untuk naik kereta dan bus Nishitetsu di wilayah Greater Fukuoka dan kota-kota di Kyushu
Hayakaken Fukuoka Untuk naik subway di wilayah Fukuoka

 

Selain untuk keperluan bepergian dan jajan di vending machine, IC Cards juga dapat digunakan untuk berbelanja di supermarket atau membayar tagihan di restoran. Toko maupun rumah makan yang mendukung mode pembayaran ini biasanya menempelkan stiker logo kartu IC yang bersangkutan di bagian pintu mereka. Untuk supermarket atau minimarket, hampir semuanya mendukung penggunaan kartu prabayar.

Logo IC Cards

Cara Menggunakan IC Card

Cara menggunakan IC Cards cukup mudah. Pada saat melakukan pembayaran, kita hanya perlu men-tap kartu kita pada bagian card reader yang tersedia. Namun dari pengalaman saya, ada satu vending machine dimana kita diminta untuk men-tap kartu terlebih dahulu sebelum memilih minuman yang hendak dibeli. Tapi pada umumnya, kita melakukan transaksi dahulu baru men-tap untuk melakukan pembayaran.

Baca juga  Tata Cara dan Aturan Menggunakan Onsen dan Sento di Jepang

Untuk naik kereta, kita diminta untuk men-tap kartu dua kali di ticket gate, yaitu pada saat masuk dan saat keluar. Saldo terpotong pada saat kita keluar dari stasiun tujuan. Sedangkan untuk naik bus, tergantung model bus yang bersangkutan. Ada yang sistemnya bayar di muka (pada saat masuk), ada pula yang bayar belakangan (pada saat turun).

Ticket gate (sumber: passmo.co.jp)

Jika hendak melakukan pembayaran belanjaan di supermarket atau minimarket caranya juga sama. Setelah total belanjaan dihitung, kita tinggal men-tap kartu prabayar kita ke card reader yang umumnya ada di bagian depan. Tidak perlu untuk menyerahkan pada pelayan, cukup kita sendiri yang melakukannya. Gampang, kan?

Aneka card reader (sumber: passmo.co.jp)

Cara Mendapatkan dan Mengisi Saldo IC Card

Kita bisa mendapatkan kartu ‘perdana’ prabayar melalui mesin tiket maupun counter tiket di stasiun-stasiun kereta. Bisa juga melalui kantor informasi JR yang ada di stasiun kereta besar. Sedangkan untuk melakukan pengisian saldo, kita cukup gunakan mesin tiket dari kartu yang bersangkutan. Tidak perlu khawatir, semuanya menyediakan menu berbahasa Inggris kok.

Untuk pembelian kartu perdana sendiri, terdapat biaya sejumlah ¥500 yang diendapkan sebagai deposit. Jika diinginkan, kita bisa mendapatkan kembali uang ¥500 beserta sisa saldo yang ada di dalam kartu dengan mengembalikan kartu IC tersebut ke kantor provider dari kartu yang bersangkutan. Kecuali teman-teman memiliki sisa saldo yang nominalnya besar, rasanya tidak perlu untuk bersusah payah melakukan refund. Toh kartu prabayar berlaku selama 10 tahun tanpa ada resiko saldo hangus. Siapa tahu besok-besok bakal jalan-jalan ke Jepang lagi, kan?


Secara pribadi, keberadaan IC Cards di Jepang ini bagi saya sangat mempermudah dan mengurangi keribetan menyiapkan uang cash, khususnya saat menggunakan vending machine. Berdasarkan pengalaman, sangat disarankan untuk tetap memiliki satu buah kartu prabayar meskipun sudah memegang kartu pass. Untuk jenis kartu IC, pilih salah satu yang sekiranya paling dibutuhkan dari segi transportasi. Jika hanya bepergian seputar wilayah Kansai (Tokyo – Kyoto – Osaka), kartu Passmo atau Suica sudah mencukupi.

Tema artikel yang berhubungan: ,