Gara-gara hostel ini saya jadi kena random check imigrasi di bandar udara internasional Haneda. Tapi gara-gara hostel ini juga dua malam pertama saya di kota Tokyo bisa terlalui dengan nyaman tanpa merasa homesick, sesuatu yang biasanya saya rasakan di awal-awal tinggal di negara lain. Pilihan untuk membatalkan pemesanan kamar di Khaosan Tokyo Original, akomodasi bagi backpacker yang tersohor di area Asakusa, sepertinya memang tepat. Meski harganya sedikit lebih mahal, tapi terbayar oleh bonus pemandangan Sky Tree dari kejauhan dari rooftop hostel ENAKA seperti pada foto barbuk di bawah ini.



Tokyo Sky Tree dari kejauhan

Lokasi ENAKA Asakusa Central Hostel ini cukup strategis. Hanya berjarak satu gang dari area belanja Nakamise Street dan gerbang Kaminarimon (浅草雷門) yang menjadi ikon wilayah tersebut. Alhasil, kita tidak hanya bisa merasakan jalan yang penuh jajanan menggoda itu di kala padat, melainkan dapat pula menikmati sisi lainnya di saat malam sudah mulai tiba atau saat pagi menjelang.

Senso-ji Temple di tengah kegelapan cantik juga loh.

Senso-Ji Temple dan Sky Tree di tengah malam

Kembali ke soal hostel. Meski baru bisa check-in setelah pukul 4 sore, namun pelayanan yang diberikan oleh bagian resepsionis cukup prima. Mereka fasih berbahasa Inggris dan dengan lancar menjelaskan peraturan-peraturan yang ada di sana. Kita mendapat satu buah handuk yang akan diberikan gantinya kapan saja kita meminta. Tidak ada locker khusus untuk menyimpan bawaan, namun ada ‘rantai’ keamanan untuk mengaitkan ransel kita di depan tempat tidur. Enaknya, di dalam ruang tempat tidur dorm, juga ada lemari untuk menyimpan barang-barang bawaan kita dengan rapi. Tempat tidurnya sendiri lumayan lega.

Lemari dalam tempat tidur

Untuk urusan bersih-bersih tersedia beberapa toilet, kamar mandi, dan meja rias di setiap lantai. Jumlahnya memang tidak banyak, tapi dari pengalaman saya selama di sana sama sekali tidak ada hambatan untuk menggunakannya. Yang terasa agak kurang nyaman mungkin bilik mandinya yang tidak terlalu besar. Alternatifnya, kita bisa mampir ke pemandian umum Jakotsuyu Sento yang terletak beberapa ratus meter saja dari penginapan ini.

Baca juga  Review Hotel RaBaSTa Kuta Beach Inn, Bali

Karena berada di wilayah Asakusa, soal isi mengisi perut bukan menjadi masalah. Ada minimarket, restoran halal Naritaya Ramen, hingga restoran 24 jam, termasuk penyedia makanan cepat saji McDonalds dan KFC. Semuanya dalam radius walking distance. Pun begitu dengan transportasi. Berjalan sejenak sudah membawa kita tiba di stasiun Asakusa, baik stasiun subway maupun JR.

Malas keluar atau lagi pengen mager? Don’t worry, kita masih bisa melakukannya dengan perut kenyang. Pasalnya, di area dapur ENAKA, disediakan berbagai vending machine yang tidak hanya menyajikan minuman, melainkan juga makanan, es krim, dan dessert. Komplit!

Aneka vending machine

Secara keseluruhan, saya sangat merekomendasikan hostel ENAKA Asakusa Central ini bagi teman-teman yang mencari alternatif tempat menginap di bilangan Asakusa. Harga mungkin sedikit lebih mahal dari rata-rata hostel di area sekitar, tapi pengalaman dan kenyamanan yang diberikan sebanding dengan maharnya. Eh, ada rental kimono juga loh di sampingnya. Siapa tahu ada yang ingin merasakan jalan-jalan ala orang Jepang 🙂

Info Lokasi dan Peta

Nama: ENAKA Asakusa Central Hostel
Alamat: 1 Chome-29-9 Asakusa, 台東区 Taitō-ku, Tōkyō-to 111-0032, Jepang
Biaya Menginap: mulai Rp 350.000,- / malam (cek harga terbaru dan pemesanan kamar)
Fasilitas: Free Wi-Fi, vending machine makanan dan minuman, dapur, elevator, laundry, locker, handuk

Galeri Foto

Tema artikel yang berhubungan: ,