Kecuali negara Malaysia, hampir di setiap negara kita diminta untuk mengisi form imigrasi (disembarkasi) dan bea cukai. Lembaran form ini nantinya kita serahkan di bagian imigrasi dan bea cukai saat kita melewatinya. Umumnya, pramugari atau pramugara akan membagikan form tersebut di dalam pesawat sehingga kita dapat mengisinya terlebih dahulu sebelum mendarat. Dan secara pribadi saya memang menyarankan hal itu agar setibanya di bandara tujuan kita bisa cus menuju counter imigrasi tanpa harus ribet menyiapkan isian form tersebut terlebih dahulu.



TreplingLopers, secara garis besar, isian form imigrasi dan bea cukai di setiap negara sama saja. Kita akan diminta untuk menuliskan nama, nomer paspor, kewarganegaraan, nomer pesawat yang kita tumpangi, durasi tinggal di negara tujuan, serta alamatnya. Untuk kasus negara Jepang, berikut ini panduan singkatnya.

Cara Mengisi Kartu Imigrasi dan Bea Cukai Jepang

Lembar imigrasi / disembarkasi

IsianPenjelasan
Family NameNama Belakang
Given NameNama Depan
Date of BirthTanggal Lahir
Home AddressAlamat tinggal kita
Country NameNegara tempat kita tinggal
City NameKota tempat kita tanggal
Purpose of Visit
TourismWisata
BusinessBisnis
Visiting RelativesMenemui keluarga
OthersLainnya
Last Flight No. / VesselNomer penerbangan
Intended length of stayDurasi tinggal di Jepang
Intended address in JapanAlamat tinggal di Jepang
TelNomer telepon
Any history of receiving a deportation order or refusal of entry into JapanCentang NO jika belum pernah bermasalah dengan imigrasi Jepang sebelumnya
Any history of being convicted of a crime (not only in Japan)Centang NO jika belum pernah terkena kasus kriminal dimanapun
Possession of controlled substances, guns, bladed weapons, or gunpowderCentang NO jika tidak membawa senjata tajam atau senjata api
SignatureTanda tangan
Baca juga  Review Hotel Capsule Net Omotenashi no Oyado, Tokyo

Perhatikan bahwa SEMUA kolom di atas wajib untuk diisi untuk menghindari pertanyaan tambahan dari pihak imigrasi. Yang paling utama sebenarnya pada bagian alamat dan durasi tinggal di Jepang. Jika dianggap mencurigakan, bisa jadi bakal terkena random check, seperti yang alami kemarin gara-gara salah menghitung durasi tinggal. Harusnya 10 hari malah saya tulis 12 hari, hehehe.

Cara Mengisi Kartu Imigrasi dan Bea Cukai Jepang

Lembar bea cukai

IsianPenjelasan
Flight No / Name of VesselNomer penerbangan
Point of embarkationAsal keberangkatan
Last name (or surname)Nama belakang
First & middle nameNama depan dan nama tengah
Address in Japan (Accomodation)Alamat tinggal selama di Jepang
TelNomer telepon tempat yang kita tinggali
NationalityKewarganegaraan
OccupationPekerjaan
Date of BirthTanggal lahir
Passport NoNomer paspor
Number of dependantsJumlah tanggungan (khusus untuk yang datang bersama keluarga, diisi oleh kepala keluarga atau perwakilan)

Untuk sisa isian, umumnya kita datang tanpa membawa barang aneh-aneh, jadi langsung saja dicentangi semua di bagian NO. Nanti di bagian bea cukai petugas akan mengkonfirmasi ulang kok mengenai barang-barang yang dilarang dibawa masuk ke Jepang. Dan sama dengan form sebelumnya, pastikan semua kolom di lembar bea cukai ini terisi untuk menghindari kecurigaan ekstra dari pihak petugas.

Hepi trepling di Jepang, ya ๐Ÿ™‚

Tema artikel yang berhubungan: ,