Sejak akhir bulan Februari lalu, di Surabaya hadir Transmart, mall dengan tema terbuka (open mall) dan memasukkan unsur taman hiburan di dalamnya. Sebelumnya, mall besutan Trans Retail, yang juga pemilik dari jaringan supermarket Carrefour dan Carrefour Express, ini juga telah dibangun di kota Jakarta, Tangerang, dan Balikpapan. Yang segera menyusul ada di Sidoarjo, Yogyakarta, Pekanbaru, Bandar Lampung, Padang, Manado, dan Kupang. Dengan konsep 4-in-1 yang ditawarkan — berbelanja, bersantap, bermain, dan menonton — tidak heran jika semenjak hari pertama dibuka, Transmart Rungkut Surabaya sudah langsung menyedot perhatian masyarakat kota Surabaya dan sekitarnya.



Tampak depan bangunan Transmart

Saya termasuk beruntung karena lokasi tempat ini hanya berjarak 1km dari tempat tinggal saya saat ini. Meski baru bisa mampir beberapa hari setelah grand opening, tapi saya masih sempat menyaksikan sendiri antusiasme warga Surabaya terhadap kehadiran Transmart. Tidak hanya bagian dalam mall yang penuh sesak, terutama di bagian TransStudio Mini, parkiran kendaraan yang tidak lagi muat ditampung oleh fasilitas parkir yang ada di mall meluber hingga ratusan meter jauhnya dari TKP. Wow!

Eh, ada TransStudio Mini? Benar, kawan. Justru bisa dibilang itulah daya tarik utama dari Transmart, ‘penggabungannya’ dengan konsep taman hiburan TransStudio yang sudah lebih dahulu mereka kembangkan. Memang tidak mungkin untuk mengusung semua wahana TransStudio ke dalam bangunan Transmart, namun setidaknya, kita bisa menikmati wahana roller coaster yang salah satu bagian relnya melipir keluar bangunan dan memberikan sensasi tersendiri. Ada pula aneka mesin ketangkasan dan permainan anak-anak, semua dalam area yang mengangkat tema Dino In New York.

Siap-siap menikmati keseruan

Di lantai yang sama dengan TransStudio Mini, lantai 4, rencananya juga akan dibangun bioskop XXI. Sayang tidak ada keterangan kapan bioskop tersebut bakal hadir. Yang ini sangat saya tunggu karena selama ini saya harus pergi ke tengah kota untuk bisa menikmati tayangan film berkualitas di bioskop. Semoga saja sebelum film IT atau Justice League rilis pada bulan September atau November nanti.

Lantai kedua dan ketiga merupakan area supermarket dan departemen store. Sayang untuk area departemen store tidak terlalu banyak koleksi pakaiannya. Merk-merk yang saya favoritkan kebetulan tidak ada semua di sana. Sementara itu, lantai dasar diisi oleh aneka restoran, cafe, dan gerai snack serta minuman. Untuk pilihan tempat bersantap, ada California Fried Chicken (CFC), Tongji, Solaria, Yoshinoya, Wendy’s, Ramen Teppan, dan masih banyak lagi. Juga ada cabang Bank Mega (yang merupakan milik jaringan Trans), pusat ATM, serta area yang disediakan untuk pameran. Oh ya, selain di lantai 1, di lantai 4 juga ada beberapa tempat makan dan gerai snack, walau agak susah untuk makan di sana karena jumlah meja dan kursi makan yang minim.

Bagi rekan-rekan muslim, tidak perlu khawatir untuk melaksanakan ibadah sholat. Ada mushola di lantai 4 dan juga lantai dasar (di area parkir). Untuk mushola di lantai 4 agak kurang disarankan karena tempatnya cukup berisik. Sepertinya ada mesin atau apa gitu di samping ruang musholla (ada pipa besar di sana). Karpetnya juga sering basah, walau lantainya sudah jauh lebih tinggi daripada lantai tempat wudhu.

Untuk area parkir sebenarnya cukup luas. Di luar masa-masa grand opening, saya rasa masih cukup untuk menampung lonjakan pengunjung di akhir pekan. Yang mungkin agak bikin males adalah perjalanan menuju ke sana karena seringkali macet, terutama setelah jam pulang kantor. Untuk saat ini, di luar mall juga jarang ditemui warung atau depot makanan (selain bakso dan penyetan yang hanya buka pada malam hari), sehingga tidak ada alternatif untuk mengisi perut dengan biaya yang lebih terjangkau.

Ada teman-teman yang sudah datang ke Transmart? Bagaimana pendapatnya?

Harga Wahana dan Mesin Arcade

Berbeda dengan Trans Studio, untuk masuk ke area Trans Studio Mini kita sama sekali tidak dipungut biaya alias tiket masuknya gratis. Kita baru membayar apabila ingin bermain wahana atau mesin arcade yang ada.

Biaya wahana di Trans Studio Mini rata-rata adalah Rp 30.000,- / orang / sesi permainan. Untuk permainan seperti roller coaster harga ini cukup masuk akal, namun agak tidak wajar saat permainan memancing sederhana untuk anak-anak dibandrol dengan harga sama. Untuk mesin arcade, baik crane machine (mesin capit boneka) maupun mesin yang mengeluarkan tiket, biayanya berkisar antara Rp 3.900,- hingga Rp 5.900,-. Pengecualian untuk game populer Maximum Midnight Tune 5 yang biaya sekali mainnya Rp 12.900,-.

Sistem permainan di Trans Studio Mini menggunakan sistem saldo / pulsa dalam kartu. Ongkos minimum yang harus dikeluarkan untuk membeli kartu perdana adalah Rp 50.000,-. Untuk selanjutnya, pengisian saldo adalah kelipatan Rp 50.000,- dengan adanya bonus saldo bertingkat dimana semakin banyak saldo yang kita isi maka bonusnya juga semakin banyak. Sayangnya, untuk tiket masih berupa tiket fisik, belum menggunakan tiket digital seperti di Timezone. Agak ribet apabila hendak mengumpulkan banyak tiket demi mengincar souvenir yang menarik.

Info Lokasi dan Peta

Nama: Transmart Rungkut Surabaya
Alamat: Jalan Raya Kalirungkut No. 25, Kali Rungkut, Rungkut, Kali Rungkut, Rungkut, Kota SBY, Jawa Timur 60293
Jam Buka: 09.00 – 22.00

Galeri Foto

Tema artikel yang berhubungan: ,  tiket masuk transmart rungkut surabayatiket masuk transmart surabayaharga tiket masuk transmart rungkut surabayatiket transmart surabayaharga tiket wahana transmart rungkut surabaya.